Home > Products > Pharmaceuticals > Diseases > Lung Cancer  
     

 

Kanker Paru

Kanker Paru


Kanker paru adalah pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali dalam jaringan paru yang dapat disebabkan oleh sejumlah karsinogen lingkungan, terutama asap rokok. Menurut World Health Organization (WHO), kanker paru merupakan penyebab kematian utama dalam kelompok kanker baik pada pria maupun wanita.1

Insidens dan Prevalensi
Setiap tahun ada lebih dari 1.3 juta kasus kanker paru dan bronki baru di seluruh dunia, yang menyebabkan kira-kira 1.1 juta kematian tiap tahun.1 Di Eropa, diperkirakan ada 381.500 kasus kanker paru baru tahun 2004 dengan angka kematian berkisar 342.000, atau 936 kematian setiap hari.2 Kanker paru dilaporkan sebagai kanker penyebab kematian terbesar di dunia, dan bertanggung jawab atas 18.7% kematian akibat kanker1 serta kanker pembunuh terbanyak di Eropa.2

Tabel berikut memperlihatkan perkiraan insidens regional serta gambaran mortalitas kanker paru untuk pria dan wanita:1

Area Estimasi kasus Kematian
Dunia 1,352,132 1,178,918
Amerika Utara 225,641 178,349
Amerika Tengah, Amerika Selatan dan Karibia 60,870 57,366
Eropa 374,764 341,595
Afrika 19,527 18,731
Asia, Australasia dan Timur Jauh 671,327 582,868

Tipe Kanker Paru
Ada dua tipe utama kanker paru:

  • Small cell carcinoma (SCLC = KPKSK) --- kanker paru jenis karsinoma sel kecil.
  • Non-small cell carcinoma ( NSCLC = KPKBSK) yaitu terdiri dari: adenokarsinoma, squamous cell dan large cell (kanker paru jenis karsinoma bukan sel kecil)

NSCLC adalah tipe yang paling umum dari kanker paru, mencakup 75 – 80% dari semua kasus. 3 Membedakan NSCLC and SCLC sangatlah penting karena kedua tipe kanker ini memerlukan terapi yang berbeda.

Adenokarsinoma yang mencakup 40% kanker paru, lebih banyak muncul pada wanita. Squamous cell karsinoma lebih jarang dijumpai, dan mencakup 25% dari kasus kanker paru serta paling banyak terjadi pada pria dan orang tua. Tipe kanker paru yang paling jarang adalah kanker paru large cell, yang mencakup 10% kanker paru, tumbuh lebih cepat dibanding tipe lain serta menyebar cepat dalam paru.4,5

Angka rata-rata harapan hidup

Secara keseluruhan hanya 20% dari orang yang terdiagnosis kanker paru akan bertahan hidup selama satu tahun setelah diagnosis, dengan pengurangan sampai 6% setelah lima tahun diagnosis. Angka harapan hidup tergantung pada stadium saat kanker terdiagnosis serta pilihan terapi yang dipergunakan. Jika kanker terdiagnosis pada stadium dini dengan menjalani terapi, maka 80% pasien akan bertahan hidup setidaknya lima tahun sejak terdiagnosis. Sayangnya, banyak pasien yang tidak terdiagnosis pada stadium dini. Hampir 70% kasus NSCLC terdiagnosis pada stadium lanjut dimana kanker telah menyebar ke bagian tubuh yang lain. Pada tahap ini, 15-35% pasien akan bertahan hidup selama satu tahun dan hanya 2% pasien sampai lima tahun. Angka rata-rata harapan hidup pasien NSCLC tahap lanjut hanya empat bulan.5,6

Faktor Resiko
Faktor resiko terbesar berkembangnya kanker paru adalah merokok, yang dihubungkan dengan 9 dari 10 kasus kanker paru.Tingkat resiko utamanya dipengaruhi oleh lamanya seseorang merokok. Contohnya, jika A merokok 20 batang setiap hari selama 40 tahun, maka A memiliki resiko 8 kali untuk menderita kanker paru diandingkan dengan B yang merokok 40 batang setiap hari selama 20 tahun.5 Perokok pasif juga merupakan faktor resiko dengan 25% peningkatan resiko terkena kanker paru jika pasangannya merokok, sementara orang yang terekspos asap rokok di lingkungan kerja resikonya meningkat sebesar 17%.5 Faktor resiko lainnya mencakup paparan asbes dan gas radon, sakit yang dialami sebelumnya (misalnya tuberkulosis), sejarah keluarga ada yang terkena kanker paru, serta terapi kanker sebelumnya. Polusi udara di luar ruang juga berdampak tetapi sulit diprediksi besarnya kasus yang diakibatkan oleh hal tersebut.

Gejala
Ada beberapa cara kanker paru bisa dideteksi yaitu pada saat pemeriksaan kesehatan rutin, sedangkan yang lainnya telah menunjukkan tanda dan gejala sejak berbulan-bulan sebelumnya.

Gejala umum pada penderita kanker paru adalah:

  • Batuk
  • Dahak berdarah
  • Sesak napas
  • Sakit
  • Radang paru atau bronkitis berulang
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan atau turunnya berat badan
  • Suara serak/parau
  • Pembengkakan di wajah atau leher

Diagnosis dan Pilihan Terapi
Diagnosis dan terapi kanker paru bisa rumit karena penyakit ini mudah menyebar melalui sistem limfatik. Penyebaran sel kanker ke bagian tubuh yang lain disebut metastasis. Artinya pengobatan pada sebagian besar pasien tidak akan menyembuhkan. Saat ini ada tiga standard terapi kanker paru yaitu pembedahan, radioterapi dan kemoterapi. Penggunaan terapi bisa satu atau lebih tergantung pada tipe kanker, tahapan penyakit, kondisi kesehatan dan usia pasien. Pembedahan atau radio terapi dapat menyembuhkan kanker paru selama kanker tersebut terlokalisir (tidak menyebar ke jaringan disekelilingnya). Jika diterapi pada stadium ini, angka rata-rata kesembuhan pasien mencapai 70%, selama kondisi kesehatannya baik. Meskipun demikian, diagnosis pada tahap dini ini hanya mencakup 25-30% kasus.5

Pada kasus NSCLC stadium lanjut, kemoterapi merupakan pilihan terapi pertama. Kemoterapi dapat diberikan dengan atau tanpa radioterapi, sesuai kebutuhan pasien. Kemoterapi biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dua obat. Rejimen ini meliputi empat kombinasi dasar platinum yaitu cisplatin/paclitaxel, gemcitabine/cisplatin, cisplatin/docetaxel dan carboplatin/paclitaxel.7 Jika pasien tidak memberikan respon terhadap terapi lini pertama atau kanker muncul kembali, maka terapi lini kedua harus diberikan. Kemoterapi lini kedua yang umum digunakan adalah docetaxel dan pemetrexed dan navelbine.

Selain itu, sejumlah terapi baru termasuk erlotinib (dipasarkan dengan nama dagang Tarceva) saat ini bisa dipakai untuk terapi kanker paru NSCLC. Dikenal sebagai ‘targeted therapy’, obat ini memberikan efektifitas lebih baik, menghindari efek samping yang tidak diinginkan serta memberikan kenyamanan bagi pasien.

Referensi :

  1. Ferlay J, Bray F, Pisani P and Parkin DM. GLOBOCAN 2002: Cancer Incidence, Mortality and Prevalence Worldwide. IARC CancerBase No. 5, Version 2.0, Lyon: IARC Press, 2004.
  2. Boyle P and Ferlay J, Cancer incidence and mortality in Europe, 2004. Annal Oncol (2005):16;481–488
  3. http://www.lungcancercoalition.org/cancer_facts.html
  4. Rozengurt E. Autocrine loops, signal transduction, and cell cycle abnormalities in the molecular biology of lung cancer. Curr Opin Oncol (1999) 11(2):116-22
  5. www.cancerhelp.org.uk
  6. www.macmillan.org.uk
  7. http://www.cancer.gov/

Produk yang berhubungan :
Tarceva

 
 
     

This website contains information on products which is targeted to a wide range of audiences and could contain product details or information otherwise not accessible or valid in your country. Please be aware that we do not take any responsibility for accessing such information which may not comply with any valid legal process, regulation, registration or usage in the country of your origin.