|
APAKAH HEPATITIS B ITU?
Hepatitis B adalah penyakit hati yang disebabkan
oleh infeksi virus. Terdapat beberapa jenis hepatitis: A,
B, C, D, E, G, dan TT, namun yang paling sering ditemui adalah
hepatitis A, B, dan C.
APAKAH HEPATITIS B MENULAR MELALUI
MAKANAN ATAU BERTUKAR ALAT MAKAN DENGAN ORANG YANG TERINFEKSI
HEPATITIS B?
Hepatitis B tidak menular melalui:
- Udara
- Makanan & minuman
- Berjabatan tangan atau berciuman
- Piring, sendok, dan alat-alat makan lainnya yang digunakan
penderita
APAKAH FUNGSI HATI SAYA?
Hati merupakan organ terbesar di dalam tubuh
kita. Ia juga merupakan salah satu organ tubuh yang terpenting,
karena melakukan lebih dari 500 fungsi tubuh. Beberapa di
antaranya adalah:
- Menyimpan vitamin, mineral, zat besi, gula, serta mencerna
makanan
- Membuat protein dan zat penggumpal darah
- Mengatur kadar hormon di dalam darah
- Menghancurkan zat kimia berbahaya di dalam tubuh supaya
dapat dibuang oleh usus atau ginjal
- Membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya
Karena fungsinya yang amat penting, kita tidak mungkin hidup
tanpa hati kita.
APAKAH HEPATITIS B BERBAHAYA?
Hepatitis B merupakan masalah kesehatan global
yang penting, dan salah satu infeksi virus yang paling sering
terjadi saat ini. Di seluruh dunia, kira-kira dua milyar orang
telah terpapar virus ini dan lebih dari 350 juta orang mengalami
hepatitis B kronik. Meskipun banyak orang dapat hidup lama
dan sehat dengan hepatitis B kronik, namun bila dibiarkan
tanpa diobati akan menyebabkan penyakit hati lainnya yang
lebih berbahaya seperti sirosis dan kanker hati.
APA SAJA GEJALANYA JIKA SESEORANG
TERINFEKSI HEPATITIS B?
Seringkali orang yang terinfeksi hepatitis
B tidak mengalami atau merasakan gejala apapun. Biasanya gejala
yang umum dirasakan menyerupai gejala flu atau sakit maag.
Satu-satunya cara untuk mengetahui dengan pasti bahwa seseorang
terinfeksi virus hepatitis B adalah dengan menjalani tes laboratorium
(HbsAg dan anti-HBs).
APA YANG TERJADI PADA HATI SAYA BILA
SAYA TERINFEKSI HEPATITIS B?
Saat anda terinfeksi virus hepatitis B, virus
tersebut mengalir lewat aliran darah ke hati. Di sana ia berintegrasi
dengan sel hati. Dalam sel hati yang terinfeksi, virus bermultiplikasi
dan partikel virus yang baru dilepaskan untuk menginfeksi
sel-sel hati lainnya.
Proses replikasi virus ini tidak berbahaya
secara langsung bagi hati anda. Tetapi sistem kekebalan tubuh
dapat mendeteksi sel-sel yang terinfeksi dan menyerangnya,
sehingga terjadi radang hati dan sel-sel hati yang diserang
menjadi mati. Bila proses ini terus berlanjut dalam waktu
lama (biasanya bertahun-tahun), maka terbentuklah jaringan
luka di bagian hati yang terserang, yang dapat mengakibatkan
penyakit hati tahap lanjut seperti sirosis atau gagal hati.
Tahukah Anda?
Banyak orang dapat hidup lama dan sehat dengan hepatitis B.
Hanya 15-40% penderita hepatitis B berkembang menjadi sirosis,
gagal hati atau kanker hati.
BISAKAH SAYA SEMBUH?
Tidak setiap orang yang terpapar virus hepatitis
B akan memiliki infeksi virus aktif selama hidupnya. Tubuh
kita dapat memusnahkan virus hepatitis B sebelum penyakit
berlanjut menjadi hepatitis B kronik. Ini mungkin terjadi
pada enam bulan pertama masa infeksi (disebut fase infeksi
hepatitis B akut). Kemungkinan seseorang untuk memusnahkan
virus bervariasi dengan usia. Lebih dari 90% orang dewasa
dengan sistem imun yang kuat dan sehat akan sembuh dari infeksi
akut. Tetapi, orang yang terinfeksi pada saat baru lahir atau
saat masih kanak-kanak biasanya tidak dapat memusnahkan virus
pada fase hepatitis B akut karena sistem imun mereka belum
berkembang penuh, sehingga infeksi berlanjut menjadi hepatitis
B kronik.
Tahukah Anda?
Kebanyakan penderita hepatitis B kronik di Asia Tenggara terinfeksi
pada saat masih bayi atau kanak-kanak
Bila anda didiagnosa mengidap hepatitis B
kronik, artinya sistem imun di dalam tubuh tidak dapat memusnahkan
virus pada fase akut, dan virus hepatitis B akan terus berada
di dalam hati anda seumur hidup. Pada fase kronis ini, kerusakan
terhadap hati anda dimulai saat sistem imun anda mulai menyerang
sel-sel yang terinfeksi.
Fase awal infeksi kronik disebut hepatitis
B antigen ‘e’ (atau HBeAg) positif. Bentuk ini
dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi ini disebut
HbeAg-positif karena ketika virus tersebut membuat salinan
dirinya, ia juga memproduksi protein yang disebut HbeAg yang
muncul pada permukaan sel-sel yang terinfeksi dan dalam darah
anda. HbeAg berfungsi seperti tanda bahaya bagi sistem imun
tubuh, sehingga tubuh dapat mengenali sel-sel yang terinfeksi
dengan mudah. Bila sistem imun mulai mengenali HbeAg, maka
ia akan menyerang sel-sel hati yang terinfeksi dan menghancurkannya,
sehingga mengakibatkan kerusakan hati.
Pada beberapa orang, sistem imun memiliki
respon yang sangat kuat dan menghasilkan antibodi melawan
HbeAg yang disebut ‘anti-Hbe’. Jika anti-Hbe yang
diproduksi cukup banyak, maka sel-sel yang terinfeksi akan
dihancurkan sebelum memiliki cukup waktu untuk bereplikasi
di dalam sel. Jika ini terjadi, maka penyakit disebut mencapai
remisi.
APAKAH “REMISI” ITU?
Remisi berarti:
- HBeAg tidak lagi terdeteksi
- Jumlah virus di dalam darah anda (viral load) turun ke
tingkat yang amat rendah, dan
- Pengrusakan pada hati anda berhenti
Mencapai remisi berarti anda tidak memerlukan
terapi lebih lanjut untuk menekan virus karena sistem pertahanan
alami tubuh anda dapat melakukannya sendiri.
Jika HbeAg menjadi tidak terdeteksi, reaksi
ini disebut ‘serokonversi HbeAg’ . Reaksi ini
relatif jarang terjadi tanpa pengobatan. Serokonversi HBeAg
amat penting karena ini berarti bahwa kerusakan hati berhenti
dan risiko sirosis serta kanker hati pun menurun.
Jika serokonversi HbeAg tercapai, kadar virus
dalam darah sangat rendah, dan kadar SGPT menjadi normal,
maka kondisi ini disebut sebagai kondisi ‘inactive carrier.’
Disebut demikian karena walaupun penderita masih terinfeksi,
tetapi penyakit hatinya tidak aktif.
Sebagian besar pasien yang berada dalam kondisi
inactive carrier akan tetap berada dalam kondisi ini seumur
hidup, dan dapat menjalani kehidupan seperti layaknya individu
yang tidak terinfeksi. Akan tetapi dalam sekitar 10-15% kasus,
setelah beberapa tahun, infeksi dan kerusakan hati dapat dimulai
kembali. Saat ini terjadi, virus hepatitis B sudah beradaptasi
sehingga tidak lagi menghasilkan HBeAg. Dokter menyebut fase
lanjut ini sebagai hepatitis B kronik ‘HBeAg-negatif.’
Istilah-istilah ini penting karena untuk
mengetahui apakah suatu pengobatan bekerja atau tidak, dokter
anda perlu mengenali bentuk penyakit yang anda miliki.
PILIHAN TERAPI APA SAJA YANG TERSEDIA
BAGI SAYA UNTUK MENCAPAI REMISI?
Saat ini terdapat beberapa jenis terapi Hepatitis
B Kronis, yaitu:
Terapi Injeksi/Suntik (Interferon)
Interferon adalah protein alami yang diproduksi
oleh tubuh untuk melawan infeksi yang disebabkan virus. Interferon
melawan virus dengan dua cara, yaitu:
1. Menempel pada sel-sel sehat dan membantu sel bertahan melawan
virus
2. Membantu sistem kekebalan tubuh untuk menghentikan perkembangbiakan
virus
Saat anda terkena flu, misalnya, tubuh anda secara alami memproduksi
interferon untuk melawan virus flu.
Sayangnya, tubuh kita tidak memproduksi interferon
dalam jumlah yang cukup untuk melawan virus Hepatitis B. Oleh
karena itu, suntikan interferon dibutuhkan untuk meningkatkan
sistem kekebalan tubuh.
Terdapat dua jenis interferon, jenis lama
(konvensional) dan pegylated interferon alfa-2a. Suntikan
interferon konvensional harus dilakukan tiga kali seminggu,
sementara pegylated interferon alfa-2a cukup disuntikkan satu
kali seminggu. Selain itu, pegylated interferon alfa-2a juga
memiliki kelebihan-kelebihan lain sebagai berikut:
• Masa terapi tertentu (suntikan 1x seminggu selama
24-48 minggu)
• Tanpa resiko resistensi,
dan yang terpenting…
• Kesempatan remisi tertinggi
Terapi Oral/Minum (Analog Nukleosida
atau Nukleotida)
Saat ini terdapat 3 jenis terapi oral: lamivudine,
adefovir, dan entecavir. Terapi jenis ini hanya memiliki satu
cara kerja, yaitu menekan virus (antiviral). Biasanya, pemakaian
obat antiviral tidak dibatasi waktu. Dengan kata lain, obat
antiviral harus diminum dalam jangka waktu lama—bahkan
seumur hidup karena terapi ini hanya efektif menekan virus
pada saat terapi berjalan, dan banyak pasien yang kambuh lagi
saat terapi dihentikan. Selain itu, virus Hepatitis B juga
bisa beradaptasi sehingga tidak mempan lagi diterapi dengan
obat antiviral. Dalam bahasa medis, peristiwa ini disebut
dengan resistensi virus.
Jadi, pastikan anda berkonsultasi dengan
dokter anda mengenai pilihan terapi yang tepat.
Ingat, pilihan untuk mencapai remisi ada
di tangan anda!
APA SAJA YANG HARUS SAYA LAKUKAN
JIKA SAYA ATAU ANGGOTA KELUARGA SAYA ADA YANG MENDERITA HEPATITIS
B?
Menderita hepatitis B bukanlah akhir segala-galanya.
Penderita hepatitis B tetap dapat hidup dan beraktifitas secara
normal. Beberapa hal di bawah ini dapat dilakukan untuk menjaga
agar kesehatan anda dan keluarga tetap optimal.
Mencegah Penularan
Tahukah anda bahwa virus Hepatitis B (VHB) 100 kali lebih
lebih menular dibandingkan HIV? Hepatitis B ditularkan melalui
kontak dengan darah, sperma, atau cairan vagina yang terinfeksi
virus hepatitis B. Tips-tips berikut dapat mencegah penularan
virus hepatitis B kepada keluarga anda maupun orang lain:
- Cucilah tangan dengan sabun sesering mungkin, terutama
setiap kali anda menyentuh darah atau cairan tubuh anda.
- Bungkuslah dengan hati-hati tisu, pembalut, tampon, plester,
serta barang-barang pribadi lainnya di dalam kantong plastik
sebelum membuangnya.
- Jika anda terluka atau tergores, tutuplah dengan plester
penutup luka. Bersihkan darah yang tercecer dengan desinfektan.
- Pada saat kunjungan ke dokter gigi, beritahu dokter gigi
anda bahwa anda mengidap hepatitis B.
- Gunakan alat cukur, sikat gigi, gunting, gunting kuku,
serta alat manicure/pedicure khusus milik anda sendiri dan
jangan saling meminjam dengan orang lain.
- Jangan menjadi donor darah.
- Gunakan kondom saat berhubungan seksual, dan anjurkan
pasangan anda untuk melaksanakan pemeriksaan hepatitis B.
Jika hasil tes menunjukkan bahwa pasangan anda belum memiliki
sistem imun yang cukup, maka vaksinasi perlu dilakukan.
- Anjurkan orang-orang yang tinggal serumah dengan anda
untuk melakukan tes Hepatitis B (HbsAg dan anti-HBs). Pemeriksaan
ini tidak mahal dan biasanya tersedia di laboratorium klinik
di sekitar tempat tinggal anda. Ingat, mencegah lebih baik
daripada mengobati!
Tetap Fit Setiap Hari
Informasi yang tepat serta cara hidup yang sehat dapat membantu
meringankan kerja hati anda, sehingga anda dapat terus beraktifitas!
• Lakukan pemeriksaan ke dokter secara
teratur. Bertanyalah sebanyak-banyaknya! Anda berhak mendapatkan
informasi serta perawatan yang terbaik untuk mencegah masalah
yang mungkin timbul di masa depan.
• Minum alkohol dan merokok sangat tidak dianjurkan
karena akan memperberat kerja hati anda.
• Walaupun tidak ada pantangan makanan untuk penderita
hepatitis B kronis, sebaiknya anda membatasi asupan lemak,
junk food, makanan yang banyak mengandung garam, serta makanan
yang digoreng. Perbanyaklah asupan sayur dan buah segar, serta
perbanyak minum air putih.
• Konsultasikan dengan dokter anda sebelum anda memutuskan
untuk minum suplemen tertentu. Beberapa jenis suplemen dapat
memperberat kerja hati atau mengganggu kerja terapi hepatitis
B yang anda jalani.
• Olahraga ringan 2-3 kali seminggu akan membantu menjaga
kondisi fisik anda tetap fit.
Jika anda masih memerlukan informasi lebih
lanjut sekitar Hepatitis B dan penanganannya, anda dapat menghubungi
tim profesional kesehatan di:
B-Friend:
0-800-140-3063
(layanan bebas pulsa)
Product yang berhubungan :
Pegasys
|