Home > Products > Pharmaceuticals
     

 
 

BONE MARKER

 

Osteoporosis


Osteoporosis

Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang umumnya muncul pada individu usia lanjut. Wanita lebih rentan untuk menderita osteoporosis 10 kali lipat dibandingkan p ria . Insiden osteoporosis semakin bertambah disebabkan karena meningkatnya angka umur harapan hidup.

Gambaran klinis osteoporosis meningkat secara bertahap. Gejala klinis umumnya tidak muncul di awal sehingga penyakit sering terlambat dideteksi bahkan sangat terlambat untuk diterapi secara efektif. Jika seseorang telah mulai merasa sakit atau terjadi fraktur akibat osteoporosis, maka kualitas hidup orang tersebut tidak akan kembali normal dan seterusnya perlu mendapatkan perawatan.

Hal ini yang menyebabkan pentingnya deteksi dini osteoporosis. Karena semakin dini osteoporosis dideteksi, maka semakin terhindar dari fraktur.

Peran laboratorium dalam manajemen klinis osteoporosis

Osteoporosis dapat didiagnosis dengan mengukur kepadatan tulang. Pengukuran kepadatan tulang memberikan indikasi risiko fraktur pada saat tersebut. Prosedur pengukuran kepadatan tulang yang umum digunakan adalah dual x-ray absorptiometry (DEXA).

Tes laboratorium yang diidentifikasi sebagai petanda spesifik untuk melihat formasi dan degradasi tulang yaitu B-Crosslaps dan P1NP.

 
 
     

This website contains information on products which is targeted to a wide range of audiences and could contain product details or information otherwise not accessible or valid in your country. Please be aware that we do not take any responsibility for accessing such information which may not comply with any valid legal process, regulation, registration or usage in the country of your origin.